Tidak ada yang menduga jika serial Boys Before Flowers (BBF) akhirnya bisa menjadi fenomena di korea. Dengan nama para actor dan aktris yang kurang terkenal dan terhitung masih hijau, tidak sedikit yang meragukan kesuksesannya. Rating yang diperoleh BBF untuk episode perdana memeang tergolong standar, yaitu 14,3%. Akting para pemainnya juga dinilai sedikit kaku.Namun ternyata semua berbalik arah. Selain ratingya berhasil menembus 30% mengalahkan semua serial pesaing dan disukai penonton, BBF menjadi gookmin (drama nasional) dan pemain utamanya menjadi idola remaja. Kisah segar, mengharukan, dan humoris yang terjadi diantara F4 dan Geum Jan Di (Koo Hye Sun) berhasil menyihir publik korea, dan terlebih bagi Negara- Negara Asia lainnya. Meski hal ini berdampak positif bagi karir mereka dengan membanjirnya tawaran iklan, ada juga sisi negatifnya. Kehidupan pribadi para bintang BBF dikorek habis – habisan dan kerap jadi bahan pemberitaan media.
Tidak bisa disangkal jika booming BBF seakan – akan mempengaruhi budaya populer Korea. BBF sukses melahirkan bintang – bintang baru seperti Lee Min Ho, Koo Hye Sun, Kim Hyun Joong, Kim Bum, dan Kim Joon. Kehadiran mereka membuat hallyu wave yang sempat meredup beberapa saat kembali bersinar terang, khususnya dengan nama Lee Min Ho. Koo Hye Sun, Kim Bum, dan Kim Hyun Joon. Beberapa diantaranya memang sudah terjun di dunia akting, tapi BBF menjadi satu loncatan yang sangat ampuh untuk karir mereka.
Popularitas BBF juga membuat CD soundtracknya laris manis, lokasi syutingnya jadi jujugan para wisatawan lokal dan mancanegara, barang – barang yang digunakan para pemain BBF dari sponsor ikut terdongkrak penjualannya, fashion para pemainnya sempat jadi trendsetter, hingga banyak acara yang terkena imbas saat mendatangkan artis BBF dengan demikian pemerintah Korea Seharusnya berterima kasih kepada BBF karena berhasil menghidupkan kembali hallyu wave yang sempat meredup di dunia internasional.







0 komentar:
Posting Komentar